Luka dibalik Senyum
Langit biru tanpa awan.
Hawa hangat yang nyaman.
Bagai aslinya bohong senyum ku.
Awan petir menyambar.
Kegelapan menyelimuti dunia.
Itulah aslinya diriku.
Tiap senyum yang terpancarkan.
Tak tentu mengambarkan kebahagiaan.
Tiap air mata yang di teteskan.
Tak tentu mengambarkan kesedihan.
Tawa yang ku pancarkan.
Penuh luka yang ku sembunyikan.
Dalam tangis yang aku raungkan.
Ada rasa yang tak tau arahnya.
Dalam senyum lebar yang indah.
Ada luka yang tak berdarah.
Dalam kisah yang ku ceritakan.
Tak mungkin itu kisahnya.
Kehidupan yang pahit.
Tanpa ada setetes rasa manis.
Ingin kurasa pergi. Namun engkau masih bersama ku.
Ingin ku meninggalkan dunia ini.
Canda tawa palsu.
Kesenangan bagai isu.
Jika ku pergi apakah mereka peduli??
Tanpa ada senang keluarga yang penuh topeng yang sangat tebal.
Ingin ku pergi.
Tapi sebercak kenangan lama,
Mulai bermunculan.
Membuat hati tak enak tuk pergi.
Wahai otak putarlah kenangan.
Ingatkan lagi keluarga ku yang harmoni.
Buat wajah sedih ku tersenyum.
Andai bisa ku ubah takdir,
Ingin ku buat dia tersenyum lagi.
Tapi sayang dia telah pergi.
●•●
Karya: ‘Asa N.Z.R.A