KUMPULAN PUISI SONIAN

PROFIL PENULIS

Fety Adi Setyana, S.Pd. Lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 16 Oktober 1983. Mengenyam Pendidikan Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas di kabupaten Mojokerto. Lulus dari SMA Islam Brawijaya Mojokerto tahun 2001 dan melanjutkan study di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Islam Malang (UNISMA). Sekarang mengajar di SMP Negeri 1 Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Hidup adalah perjuangan. Bekerjalah seolah-olah akan hidup seribu tahun lagi, beribadah seolah akan mati esok.

 

IBU

By: Fety Adi Setyana

 

Ibu, Aku Rindu

Hangat pelukmu

Kasih sayang

Senyummu

 

Selalu dihati

Takkan terhapus

Takkan terganti

Olehnya

 

Tapi, Ijinkanlah

Menyayanginya

Bahagia

Dengan nya

 

Seperti dahulu

Dimana aku

Bersamamu

Ibu ku

Bengalon, 30012020

 

UNTUK PAPA

By: Fety Adi Setyana

 

Semangat bekerja

Ingatlah kami

Tunggu Papa

Di rumah

 

Sehatlah selalu

Karena doa

Kami terus

Bersama

 

Capek istirahat

Rebahkan badan

Bentar saja

Tidur lah

Bengalon, 30012020

 

PRAKARYA

By: Fety Adi Setyana

 

Belajar prakarya

Praktik mencipta

Semangatlah

Berkarya

 

Ilmu di dapatkan

Terus praktikkan

Tanpa kata

Menyerah

 

Karena berkarya

Dengan semangat

Menghasilkan

Rupiah

Bengalon, 30012020

 

KECEWA

By: Fety Adi Setyana

 

Datang Hilang Datang

Hanya senyuman

Diberikan

Membisu

 

Tanpa kata syarat

Hujan pun turun

Menyaksikan

Sedihku

 

Karena kecewa

Yang diberikan

Dengan rayu

Diksi nya

 

Sehingga terjatuh

Dalam pelukan

Yang berakhir

Kecewa

Bengalon, 30012020

 

JUMAT SEHAT

By: Fety Adi Setyana

 

Jumat pagi sehat

Yang penuh berkah

Untuk sehat

Semangat

 

Mari senam pagi

Bersama sama

Dengan musik

Ceriah

 

Dan sambut mentari

Dengan senyuman

bahagia

bersama

Bengalon, 30012020

 

SEBUAH RASA

By: Fety Adi Setyana

 

Saat senja datang

Menenggelamkan

Rasa sedih

Senyumlah

 

Karena malampun

Menggantikannya

Dengan bulan

Dan bintang

 

Hingga menghadirkan

Sebuah rasa

Bahagia

Sempurna

Bengalon, 31012020

 

TAUBAT

By: Fety Adi Setyana

 

Semua tak sama

Tak pernah sama

Aku kamu

Berbeda

 

Kamu bebas langkah

Aku terbatas

Tahu salah

Fikir ku

 

Sebelum terlambat

Cepat bersujud

Minta maaf

Taubat

Bengalon, 01022020

 

OFF

By: Fety Adi Setyana

 

Off kerja jadwalnya

Papa berdua

Dengan Aji

Berenang

 

Karena hanya off

Mereka bisa

Ada waktu

Bersama

 

Sambil canda tawa

Lihat mereka

Bahagia

Hati ku

Bengalon, 31012020

 

ANGIN

By: Fety Adi Setyana

 

Duduk menikmati

Semilir angin

Pohon mangga

Segar nya

 

Daun pun menari

Sangat gemulai

membuatku

Terlena

 

Akan lambaiannya

Dan iramanya

Yang senada

Se rasa

 

Membuatku rasa

Ingin bermimpi

Indah dalam

Khayal ku

Bengalon, 02022020

 

INGINKU

By: Fety Adi Setyana

 

Inginku menangis

Sebentar saja

Biar ringan

Sesak ku

 

Karena tak ingin

Dadaku berat

Tersakiti

Oleh mu

 

Hilang dan ringankan

Setiap nafas

Yang ku hirup

Ingin ku

Bengalon, 02022020

 

SABAR

By: Fety Adi Setyana

 

Berani dan tegar

Untuk menata

Bicara yang cukup

Sabar lah

 

Kenalkan lah arti

Menunggu untuk

Memeluk waktumu

Terbuang

 

Hingga mendapatkan

Berkah yang cukup

Dengan cara harus

Berserah

Bengalon, 03022020

 

RAIH MIMPI

By: Fety Adi Setyana

 

Saat lelah datang

Istirahatlah

Walau sebentar

Tenang kan

 

Kumpulkan tenaga

Kuatkan mental

Teruskan jalanmu

Semangat

 

Hingga mendapatkan

Kunci jawaban

Yang sesuai dengan

Mimpimu

Bengalon, 03022020

 

PERGI

By: Fety Adi Setyana

 

Pergilah inginku

Jangan kembali

Lupakan semua

Cerita

 

Yang pernah terukir

Antara kita

Sedih yang ku dapat

Sesal ku

Bengalon, 04022020

 

RINDU

By: Fety Adi Setyana

 

Aku ingin jumpa

Sekali saja

Sebagai obat

Rindu ku

 

Karena inginku

Berjumpa kamu

Sudah tak terbendung

 Sayang ku

 

Datang lah dekaplah

Jiwa ragaku

Yang sedang merindu

Hadir mu

Bengalon, 04022020

 

MENUNGGU

By: Fety Adi Setyana

 

Hadirmu kutunggu

Kala  rinai

Hujan menemani

Diri ku

 

Datang lah sebentar

Dengan sapaan

Aksara puisi

Rayumu

 

Untuk menghiburku

Dan menemani

Kala aku sedang

Menunggu

Bengalon, 05022020

 

SENYUMLAH

By: Fety Adi Setyana

 

Di sudut gelisah

Bersarung rindu

Usap air mata

Sedih mu

 

Ku tak sanggup lihat

Netra mu basah

Karena terluka

Batin mu

 

Inginku kubujuk

Engkau dengan

Aksara indahku

Senyum lah

Bengalon, 05022020

 

KOPI

By: Fety Adi Setyana

 

Rasa kopi pahit

Ku sangat suka

Tapi tak sepahit

Warna nya

 

Karena hitam nya

Timbul kan dua

Rasa pahit manis

Coba lah

 

Jangan pernah Tanya

Rasanya kopi

Pasti suka bagi

Penikmat

Bengalon, 05022020

 

INGAT KAH

By: Fety Adi Setyana

 

Berjalan bersama

Mendung selalu

Mengikuti kita

Ingat kah

 

Dengan kata manja

Ku bilang  mendung

Tahu hati kita

Berduka

 

Kamu balas senyum

Dengan romantis

Bisikkan aksara

Puisi

 

Bahwa kamu sangat

Sayang padaku

Jangan pernah pergi

Dari ku…

Bengalon, 05022020

 

AMARAH

By: Fety Adi Setyana

 

Ku ingin teriak

Hati menjerit

Tak bisa bersua

Batin ku

 

Hingga tak bertepi

Hanya terdiam

Seribu bahasa

Membisu

 

Dalam diam rasa

Ingin luapkan

Segala amarah

Emosi

Bengalon, 06022020

 

MENTARI PAGI

By: Fety Adi Setyana

 

Pagi yang ceriah

Sambut mentari

Yang cerah merona

Sinar nya

 

Sepertinya tahu

Bahagiaku

Yang sedang menunggu

Pujaan

 

Tuk makan bersama

Dan menikmati

Pemandangan alam

Sekitar

 

Yang begitu indah

Sejuk kan hati

Damaikan jiwa

Dan raga

Bengalon, 07022020

 

 

Puisi Sonian adalah jenis puisi modern yang diciptakan oleh penyair Indonesia, Soni Farid Maulana, ditandai dengan polanya yang khas yaitu empat baris dengan jumlah suku kata 6-5-4-3 (baris pertama 6, kedua 5, ketiga 4, dan keempat 3 suku kata), menyerupai haiku Jepang tetapi dengan pola suku kata yang spesifik dan sering kali mengangkat isu kekinian dengan gaya yang ringkas dan padat makna. 

Ciri-ciri Puisi Sonian:
  • Pola Suku Kata: 6-5-4-3 (baris 1: 6 suku kata, baris 2: 5 suku kata, baris 3: 4 suku kata, baris 4: 3 suku kata).
  • Jumlah Baris: Empat baris.
  • Gaya Bahasa: Ringkas, padat, dan sering menggunakan bahasa kiasan untuk menyampaikan makna mendalam.
  • Konteks: Mencerminkan kehidupan sehari-hari, isu sosial, atau renungan dengan gaya yang tidak terlalu formal. 
Sejarah dan Pengaruh:
  • Pelopor: Diciptakan dan dipopulerkan oleh Soni Farid Maulana, seorang penyair asal Tasikmalaya.
  • Inspirasi: Polanya terinspirasi dari puisi pendek Jepang (haiku) namun dengan aturan suku kata yang berbeda.
  • Penerimaan: Sempat menimbulkan kontroversi namun terus berkembang dan diterapkan oleh penyair lain, bahkan hingga Malaysia dan Brunei. 
Singkatnya, Puisi Sonian adalah inovasi puisi Indonesia yang mengusung kepadatan makna dalam format 4 baris dengan pola suku kata 6-5-4-3, warisan dari Soni Farid Maulana.. 
 
 

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Artikel Terkait

    Program Literasi

    Program Gerakan Literasi Sekolah SMPIT AL-UKHUWAH No Nama Program Tujuan Pembuktian Deskripsi 1. Duta Literasi Sebagai penggerak literasi sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lainnya Terciptanya beberapa karya Merupakan sekelompok siswa yang dibentuk untuk mengembangkan literasi di sekolah 2. Bengkel Sastra Wadah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa terhadap Sastra Indonesia (Prosa, Puisi, Drama) Pagelaran Sastra

    Baca selengkapnya...

    Karya Literasi

    Buku Antologi Cerpen “Terlihat Susah, tapi Bismillah! Jilid 1” Buku Antologi Cerpen “Terlihat Susah, tapi Bismillah! Jilid 2” Buku Antologi Puisi “ Kertas Usang Demokrasi” Buku Antologi Puisi “Arahnya Ke Mana?” Buku Antologi Cerpen “Allah Tahu Kamu Lelah Jilid 1” Buku Antologi Cerpen “Allah Tahu Kamu Lelah Jilid 2” Buku Antologi Puisi “Mencari Sembuh” Buku

    Baca selengkapnya...