Mati,
matilah aku berkali-kali,
kala engkau menusukkan tombak tajam di jantungku.
Mati,
matilah aku berkali-kali.
hatiku pun jua hancur melebur,
bersama kepercayaan yang telah kuberikan.
Aku mati berkali-kali!!
Ketika melihatmu mendekapnya dengan penuh sayang,
ketika melihatmu mengecupnya dengan berbagai ucapan cinta.
Pada akhirnya,
yang tersisa untukku ialah kehampaan tak berujung.
Membuatku melewati hari demi hari dengan cahaya yang meredup,
guna menuju malam yang tak berbintang.
By—Julia Marantika Putri.