” Kasihku Menembus Waktu”

“KasihKu Menembus Waktu”

part 11

***

Ayu dan Arjun meneliti “Golden Core”, dalam buku legenda di keraton Golden Core hanya berasal dari seorang yang memiliki kekuatan magis yang hebat. Benda ini hanya sedikit jumlahnya. Tapi dari mana Ayu mendapatkannya?

Mereka terus meneliti hingga siang hari,
” oke jadi kita tau ini benda magis”-Ayu
” yap, tapi dari mana kamu dapat ini?”-Arjun
Ayu terdiam sejenak…
” aku menemukannya di dekat danau” – Ayu
” jadi kalau ini kita makan bisa mengeluarkan kekuatan magis ya!?”-Arjun
“Ya begitulah kata buku”- Ayu
“Aduh kepala ku sakit”- Arjun menaruh kepalanya di paha Ayu.
” Halah”- Ayu mengetahui bahwa itu hanya akal akalan Arjun.
Arjun menatapi Golden Core di tangannya, tiba tiba dari dalam sana ia melihat hutan lebat. Arjun kaget dan bangun dari pangkuan Ayu
” kenapa jun?”-Ayu terheran heran.
” ini aku lihat ada semacam hutan lebat di dalamnya”- Arjun
” ah mana ada yang begitu”-Ayu mengelak.
” betulan yang~”- Arjun
” mungkin dia hanya memberi ingatan asal nya”-Ayu.
” eh.. iya ya”- Arjun.
” sudah sudah ayo masuk kita masih harus mengantarkan anak anak ke tempat ibu dan ayah*”-Ayu
* mereka pindah ke desa kecil dan membangun rumah sederhana nan indah sendiri di sebuah desa kecil, ini di lakukan Arjun untuk menghindari masalah politik yang mengancam nyawa.
” baik”-Arjun
Mereka mengantarkan Yunja dan Purna ke keraton Kudingga untuk menerima pelajaran lebih lanjut.
Mereka pun pulang dari kerajaan Kudingga, mereka menaiki kuda dengan tandu di belakangnya. Yang mengawal kuda itu adalah pengawal keraton yang terbaik. Jadi Arjun agak tenang di jalan tapi tetap memerhatikan sekitar. Saat di jalan Ayu yang mengantuk, menyenderkan kepalanya di pundak Arjun. Arjun pun mengelus kepalanya agar Ayu merasa nyaman. Pengawal yang melihat tingkah mereka di luar pun tersenyun senyum sendiri. Arjun memandangi Ayu, terus membayangkan untuk menemaninya di hari tua nya. Namun tiba tiba muncul kupu – kupu yang ia lihat sebelum mati. Arjun cukup khawatir, namun tak apa yang artinya ia dapat melindungi Ayu sampai penghujung nyawanya.
Saat mereka hutan tak bernyawa tiba tiba kereta terhenti.
” apa yang terjadi”- Arjun.
” tuan muncul monster mengelilingi kita”- pengawal.
“APA!?”- Arjun yang kaget langsung mencari kerisnya. Ia meraba raba pinggangnya, namun tak di temukan.
Ayu terbangun dan melihat Arjun gelisah.
“Apa yang terjadi”-Ayu.

part 12

***
Ayu bangun dan melihat sekeliling, orang orang khawatir dan gelisah.
” apa yang terjadi Arjun?”- Ayu
” ada monster yang mengelilingi kita”- ucap Arjun
” tenang mereka adalah jenis yang takut pada api kita masih memiliki 4 lentera”- Arjun.
Tiba tiba angin bertiup, pengawal sigap menutup nya dengan tangannya.
” hufht untung saja”- ucap salah satu pengawal.
Karna lega ia menghela nafas terlalu dekat dengan api, hingga membuat apinya terpadam,
” eh alamak”- ucap pengawal yang memegang lentera.
Mereka berempat pun saling menatap,
“Akh!!!”- Mereka panik.
Ayu pun hendak mengeluarkan seruling dari pinggang yang ia sembunyikan. Namun, sebelum ia sempat menariknya Arjun dan 1 pengawal pergi menghadang monster. Mereka bertarung dengan sengit, tenanga mereka hampir habis. Hingga Ayu menyadari ada 1 pengawal lagi sedang memegang lentera yang mati.
” eh kenapa kau disini?”-Ayu
” hamba di minta Pangeran Arjun untuk menjaga anda”- Pengawal.
Ayu melihat keluar kereta, terlihat Arjun sudah kehabisan tenaga. Ayu berpikir dan berpikir.” Oh kan ada itu”- ucap Ayu sembari mengeluarkan Golden core dari dalam kantong yang ia bawa.
“Arjun telan ini”-Ayu melemparkan Golden core ke Arjun.
” baik”- Arjun mengambil Golden core dan hendak menelannya.
“Tapi yu ini boleh di telankan”-Arjun
” is telan tinggal telan”-Ayu
” gimana kalok rasanya gak enak”-Arjun
“Kamu pilih makan enak di surga atau makan itu disini”-Ayu dengan nada kesal.
” iya iya tak telan”-Arjun pun terpaksa menelannya atau dia yang di telan Ayu.
Setelah menelan Golden core dengan susah payah, Arjun menatap tangannya yang memunculkan aura sihir berwarna emas.
“Wah ini nyata”-Arjun.
“Singkirkan dulu itu monsternya, tapi kamu harus pergi ke dalam hutan mencari akar nya, monster monster ini di kendalikan orang”- Ayu
” Baik”-Arjun.
Sebelum pergi ia berpesan kepada pengawalnya untuk menjaga Ayu walau sampai nafas terakhirnya. Arjun pun pergi ke dalam hutan. Setelah melihat Arjun masuk kedalam hutan Ayu mengeluarkan serulingnya dan membuat 2 pengawal itu tertidur, dan membuat ingatan seakan monster sudah terkalahkan. Ayu membuat semacam lingkaran mantra di sekitarnya. Ayu menggunakan darahnya untuk menyempurnakan mantra itu. Mengucapkan mantra dan memainkan nada, membuat api mengelilinginya, api itu membunuh monster yang berada di dekatnya. Ayu pun kembali kedalam kereta dan menyadarkan 2 pengawal tadi. Karena banyak tenaga yang tlah di gunakan Ayu pun pingsan.

part 13

••DI HUTAN••
Arjun menyusuri hutan, ia sampai di tengah hutan. Arjun melihat seorang wanita berpakaian bengasawan yang telah lusuh. Ia melihat dengan seksama wanita itu,
” kok kayak kenal?”- ucap Arjun sambil memutari wanita itu dengan wajah agak bingung.
” eh ini kan”- tampaknya Arjun mengenali wanita itu.
” Putri sekarsini!!!” – Arjun kaget.
Putri Sekarsini tergantung di dahan pohon dengan ke adaan yang mengenaskan. Kedua tangannya terikat dengan tubuh yang babak belur dan penuh darah. Arjun pun memotong dahan itu dari tubuh Sekarsini. Arjun heran bagaimana Putri Sekarsini bisa berakhir seperti ini, Arjun mengingat dalam buku Golden Core, “orang yang memiliki kandungan Golden core akan bisa mengetahui masa lalu sebuah benda, orang, atau pun ke adaan”. Arjun memegang tangan putri Sekarsini…

*( awal mula kejadian)*
“JANGAN BERHENTI!!!”- Sekarsini berteriak teriak kepada seorang wanita yang terus menyiksanya. Sekarsini di ikat di leher di tarik oleh seorang wanita yang tampaknya tidak asing, wanita itu melemparkan Sekarsini ke dahan pohon dengan keras.
” ingin membunuh Aku dan mengambil Arjun?, dengan cara yang kotor?”- ucap seorang wanita yang berwajah kabur. Wanita itu semakin jelas wajahnya hingga Arjun terkejut. Ayu muncul dengan baju yang saat itu dia kenakan saat pulang kemarin, mata Ayu merah dengan aura gelap menutup dirinya. ” jika kau ingin mengambil Arjun kau harus lewati mayat ku dulu SEKARSINI!!!!” – ucap Ayu dengan nada semakin tinggi. Arjun terkejut dan keluar dari masa lalu Sekarsini.

*(tempat awal)*
Arjun tak menyangka bahwa semua kejadian ini terjadi karena Ayu. Namun, Arjun bingung sebenarnya siapa yang membuat monster itu datang. “Krek”
” siapa di sana!!”- Arjun terkejut sepertinya ada orang yang melihat semuanya. Arjun pun memanggil 1 pengawalnya untuk membawa Sekarsini kembali ke kerajaannya. saat Arjun kembali ia melihat Ayu pingsan, ia pun berlari menuju Ayu. Bertanya kepada pengawal namun mereka pun lupa apa yang terjadi dengan Ayu. Mereka hanya ingat bagaimana mereka menang. Arjun melihat pergelangan tangan Ayu yang berdarah,
“kok bisa tangan Ayu berdarah padahal dia di dalam kereta dan keretanya pun masih aman”- Arjun berbisik di dalam hati. Mereka pun kembali ke rumah Arjun membaringkan Ayu di kasur nya. Arjun mengelus rambut Ayu sembari berkata,
” benarkah ia pelakunya?, tapi kalau pun iya? pastilah ada penyebabnya”-Arjun. Berencana melihat nya melalui *empati, namun niatnya mundur. Baginya itu terlalu mencurigai Ayu ia lebih memilih untuk berbicara dengannya.
*Empati adalah teknik yang di gunakan untuk melihat masa lalu, kejadian yang lalu, suasana yang sebelumnya terjadi ataupun tekanan yang di hadapi orang yang berhubungan(seperti yang di lakukan dengan Putri Sekarsini). Namun perlu di ketahui bahwa pemakaiannya berbahaya bagi pengajak empati, yaitu yang memiliki Golden Core. Yang tadi bersama Putri Sekarsini juga di sebut Empati

part 14

—
Ayu bangun di pagi hari dan melihat tangannya sudah di tutup kain dan daun obat. Ayu berjalan menuju dapur, ia menatap keluar, Arjun sedang duduk di kursi yang berada di bawah pohon. Arjun sudah menyelesaikan perkerjaan rumah, dan menyiapkan sarapan. Ayu menghampiri Arjun yang sedang termenung,
“Kamu ngapain di sini”- Ayu mengagetkan Arjun.
” aku sedang memikirkan sesuatu”-Arjun
” apa itu ?”- Ayu
” bukan apa apa tidak terlalu penting kok”- Arjun.
” sudah sudah ayo makan dulu”- Arjun.
Mereka pun pergi ke meja makan. Arjun merasa tak nyaman menutupi pertanyaan yang terus muncul dari kepalanya. Ia pun mencoba untuk bertanya.
“Emh…. Ayu”-Arjun
“Hem! Apa”- Ayu kaget
“Aku punya sesuatu untuk di tanyakan”-Arjun
“Oh ya?, apa itu”- Ayu penasaran.
” apakah kamu tau Putri Sekarsini?”-Arjun
Ayu berhenti sejenak,,,
” oh.. putri dari Keton Wangi itu”-ucap Ayu santai
“Ada apa?”-Ayu
“Kemarin saat aku menyusuri hutan tak bernyawa”-Arjun
Lagi lagi Ayu membeku sesaat lalu mulai berbicara lagi,
” kenapa?” Ayu
“Maaf Ayu tapi aku melihat wajah mu di masa lalu Sekarsini”-Arjun memberanikan diri.
” aku tak tau penyebab kematian Sekarsini”-Ayu.
“Dan aku bahkan belum memberitahu bahwa Sekarsini telah tiada”-Arjun
Ayu kaget, diam tak berkutik.
” Ayu… aku sudah tau apa yang kau lakukan, tapi aku tau Ayu yang ku kenal tidak akan melakukan ini tanpa hal yang pasti”-Arjun
“Apa maksud mu aku tidak melakukan apa pun”-Ayu berbicara namun membuang muka.
” hey hey aku sudah tau kau berbohong, kau selalu membuang muka saat berbohong”-Arjun
“Gimana kamu tau?, aku aja belum pernah berbohong padamu sebelumnya?!”- Ayu menegaskan.
“Aduh lupa lagi yang sering nipu aku tu Naiya bukan Ayu”- Arjun berbisik dalam hati dengan tiba tiba memukul jidatnya.
“Ah pokokonya aku tau gimana kamu berbohong”- Arjun merasa malu
” ayo lah yu “-Arjun merengek pada Ayu
” baiklah memang aku yang membunuhnya, itu bukan aku yang memulai tapi dia duluan!”- Ayu akhirnya memberitahu Arjun
” em… Ayu”- Arjun
“Apa?”-Ayu
“Apa yang dia lakukan terhadap mu”- Arjun

Ayu berpikir sejenak, Ayu tau jika ia memberitahu pada Arjun apa yang di lakukan Sekarsini padanya. Arjun mungkin sudha mencincang jasadnya sekarang. Akhirnya Ayu mengambil sebuah keputusan,
” adalah pokoknya”-Ayu
“Eih”- Arjun tau kalau Ayu menyembunyikan sesuatu darinya.
“Lalu dari mana kamu dapat kekuatan hitam ini”- Arjun
” ah itu karena aku terlalu banyak menerima energi Jahat di hutan tak bernyawa “- Ayu menjelaskan.

part 15

—–

Mereka berbincang sangat lama, memikirkan segala cara untuk mendinginkan keadaan. Akhrinya mereka menemukan cara/ solusi.
1. Ayu hanya boleh keluar rumah jika bersama Arjun.
2. Arjun harus menemani Ayu
3. Jika ada tamu asing/ dekat yang datang Arjun perlu menelitinya menggunakan Golden Core.
Itu lah persyaratan yang mereka buat.
” oke aku tak akan membuat istriku marah/ menghukum ku lagi”- Arjun.
“Ye lah tu”- Ayu.

•2 hari kemudian•
“Api Api Api” suara keributan terdengar dari kerajaan Kudingga.
Si Jago Merah menyelimuti langit kerajaan Kudingga, Api berasal dari dapur kerajaan. Entah kenapa tiba tiba ada Api muncul dari sana.
Arjun yang sedang tertidur di rumahnya tiba tiba terbangun, wajahnya pucat, tubuhnya penuh keringat, dengan wajah yang khawatir. Ayu pun terbangun karna Arjun sangat grasak grusuk.
” kenapa Jun?”- ucap Ayu sembari mengusap matanya
“A-a ku tidak tau aku bermimpi melihat kerajaan Kudingga dengan Api merah”- ucap Arjun dengan suara bergetar.
“Apa?!”- Ayu kaget.
Arjun hanya diam, tak lama Ayu melihat bahu Arjun naik turun di ikuti suara sesenggukan. Saat Ayu menengok ke Arjun, ternyata Arjun sedang menangis. Ayu ingin ngakak namun khawatir Arjun akan tambah nangis.
Ayu pun memeluk Arjun agar ia sedikit tenang,
” sudah masak pemilik Golden Core nangis?”- Ayu sedikit mengejek, Ayu mengelus kepala Arjun yang masih terisak.
” eh?”- Ayu menemukan sebuah ide.
” kamu kan punya Golden Core Jun”- Ayu
” hem??”- Arjun menaikan kepalanya menatap Ayu.
“Bufh”- Ayu menahan tawa melihat Arjun yang ternyata ingusan.
” aaaaa jangan ketawa dong Ayu!!!”- Arjun malu
“Ah sudah sudah ayo liat dengan *Lylilne”- Ayu
” baik lah”- Arjun.
* Lyline adalah teknik yang di gunakan untuk melihat keadaan suatu tempat berbeda dengan Empati, Lyline melihatkan kejadian sekarang. Namun dampak Lyline juga buruk bagi penggunanya.

•••enjoy•••

 

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Artikel Terkait

    Program Literasi

    Program Gerakan Literasi Sekolah SMPIT AL-UKHUWAH No Nama Program Tujuan Pembuktian Deskripsi 1. Duta Literasi Sebagai penggerak literasi sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lainnya Terciptanya beberapa karya Merupakan sekelompok siswa yang dibentuk untuk mengembangkan literasi di sekolah 2. Bengkel Sastra Wadah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa terhadap Sastra Indonesia (Prosa, Puisi, Drama) Pagelaran Sastra

    Baca selengkapnya...

    Karya Literasi

    Buku Antologi Cerpen “Terlihat Susah, tapi Bismillah! Jilid 1” Buku Antologi Cerpen “Terlihat Susah, tapi Bismillah! Jilid 2” Buku Antologi Puisi “ Kertas Usang Demokrasi” Buku Antologi Puisi “Arahnya Ke Mana?” Buku Antologi Cerpen “Allah Tahu Kamu Lelah Jilid 1” Buku Antologi Cerpen “Allah Tahu Kamu Lelah Jilid 2” Buku Antologi Puisi “Mencari Sembuh” Buku

    Baca selengkapnya...