Deon noerdin.

Deon noerdin. 

 

Seorang pria yg lahir digerman dan tumbuh untuk menjadi seorang tentara. 

 

Dia dibesarkan oleh ayahnya seorang kolonel dari tentara Jerman dan ibunya seorang medis yg selalu setia berada disamping ayahnya. 

 

Ia juga memiliki kakak perempuan yg bernama Diana, mereka hanya selalu bersama saat melakukan apapun. Disaat sedih ataupun senang mereka ada untuk satu sama lain. 

 

Disaat Diana berkerja sebagai medis seperti ibunya, Deon pasti akan berkerja sebagai tentara seperti ayahnya. Mereka selalu melindungi satu sama lain, tak bisa dipisahkan. 

 

Mungkin terkadang ada konflik diantara mereka, namun mereka selalu berani untuk meminta maaf agar kembali bersama. 

 

10-4-2004.

 

Suatu perang terjadi, entah apapun yg memicunya, perang itu terjadi sangat dahsyat. 

 

Deon diculik oleh pasukan musuhnya karena dia lengah akibat kewalahan. Ia disiksa selama 4 bulan. 

 

Ia disetrum paksa, setengah wajahnya dibakar dan diiris sampai memperlihatkan kulit bagian dalamnya. 

 

Ia tak berdaya sampai akhirnya ia ditolong oleh unit nya, ia kembali di ke base dengan kondisi yg memprihatinkan. Diana, sebagai kakak dan sekaligus medis ia syok melihat keadaan adik laki-laki nya. Ia berusaha mengobati adiknya itu sebisa mungkin. Luka yg lain bisa diobati, namun setengah wajahnya tak bisa diselamatkan jadi dia harus memilikinya sampai akhir hayatnya. 

 

Deon tidak mengeluh, ia tahu bahwa kejadian yg ia alami pasti selalu ada di kemiliteran. Jadi dia berdamai dengan masa lalunya, ia berterima kasih kepada orang-orang yg masih mau menyelamatkan nya. Terutama kakaknya. 

 

Dan juga, walaupun Deon sekarang memiliki wajah yg setengah hancur dan juga ia selalu dipandang sebagai monster, ia aslinya memiliki hati yg lembut… Ia selalu membantu dan baik hati kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Artikel Terkait

    Program Literasi

    Program Gerakan Literasi Sekolah SMPIT AL-UKHUWAH No Nama Program Tujuan Pembuktian Deskripsi 1. Duta Literasi Sebagai penggerak literasi sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lainnya Terciptanya beberapa karya Merupakan sekelompok siswa yang dibentuk untuk mengembangkan literasi di sekolah 2. Bengkel Sastra Wadah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa terhadap Sastra Indonesia (Prosa, Puisi, Drama) Pagelaran Sastra

    Baca selengkapnya...

    Karya Literasi

    Buku Antologi Cerpen “Terlihat Susah, tapi Bismillah! Jilid 1” Buku Antologi Cerpen “Terlihat Susah, tapi Bismillah! Jilid 2” Buku Antologi Puisi “ Kertas Usang Demokrasi” Buku Antologi Puisi “Arahnya Ke Mana?” Buku Antologi Cerpen “Allah Tahu Kamu Lelah Jilid 1” Buku Antologi Cerpen “Allah Tahu Kamu Lelah Jilid 2” Buku Antologi Puisi “Mencari Sembuh” Buku

    Baca selengkapnya...